Jumat, 01 Januari 2010

Hey 2010.


Selamat pagi... Pagi pertama di tahun 2010. Mumpung 2010 baru berjalan sekitar 8jam, saya mau menulis resolusi-resolusi yang telah saya buat untuk tahun ini. Fresh from the oven.
  1. Lebih dekat dengan diriNya.
  2. Lebih dekat dan banyak meluangkan waktu untuk keluarga.
  3. Lebih banyak tersenyum dan peka dengan lingkungan sekitar.
  4. Mengatur alur pengeluaran dan pendapatan lebih baik lagi.
  5. Mendedikasikan diri untuk pekerjaan.
  6. Disiplin memenuhi target membaca setiap bulan.
  7. Backpack ke luar dan di dalam negeri.
  8. D.I.E.T (sepertinya setiap tahun resolusi ini selalu saya buat)    ;)
  9. Meet Mr. Right (Amin Amin Amin).
  10. Punya apartemen di daerah Kemayoran (ok, yang ini jelas masuk dalam kategori ngarep)
Hmm...thats it. Simple bukan? Tapi sulit untuk diwujudkan. Beberapa resolusi ini adalah resolusi lanjutan dari tahun 2009 yang belum saya raih. Dan di atas semua resolusi yang telah saya buat, saya hanya ingin menjadi seseorang yang lebih baik lagi. Seseorang dengan sebentuk senyum ceria dan selalu optimis memandang hidup ini. Selalu mensyukuri semua yang telah terjadi dalam hidup, dan menghargai setiap detik yang telah dilaluinya.

Tuhan, terimakasih untuk semua anugrahMu. Maafkan saya yang sedikit melupakanMu di tahun lalu. Semoga tahun ini bisa lebih baik lagi.

Selasa, 29 Desember 2009

Can't hardly wait for another long weekend

Oooohhh...look at those books...
I really can't hardly wait for another long weekend.

 Just me...those great books...a cup of tea...some relaxing music...and I'll be in heaven :) 

(Books in this pict: The secret by Rhonda Byrne, Drunken Monster by Pidi Baiq, My Stupid Boss by Chaos@work, Tea for Two by Clara Ng, Merantau+whatever by Byotenega dkk, and my beloved magazine: CitaCinta).

Minggu, 27 Desember 2009

My (very) own kaleidoscope of 2009

Empat hari lagi dan tahun 2009 akan berakhir... Time's always clicking huh? Gosh, ko saya jadi deg-degan gini ya menyambut tahun 2010. Banyak resolusi tahun 2009 yang belum terwujud dan saya jadi bertanya-tanya sendiri "ngapain aja sih selama 365 hari kemaren?"
 
Ini agenda tahun 2009 saya. Di dalamnya memuat semua kegiatan harian yang saya lakukan selama di tahun ini, resolusi 2009 , evaluasi bulanan (untuk memantau sejauh mana resolusi-resolusi tersebut telah saya jalankan) yang hanya berjalan sampai bulan Mei, potongan artikel koran dan majalah, berbagai model potongan rambut pendek (karena tahun ini saya salah potong rambut dan hasilnya jeleeeekkk banget), dan kumpulan lagu yang harus didownload. Dan karena beberapa hari lagi tahun ini akan berganti, saya akan membuka agenda ini dari halaman pertama dan melihat apa saja yang telah saya lakukan selama tahun 2009.

Well...here goes my very own kaleidoscope of 2009:
Januari
  • Tergila-gila dengan tetralogi Twilight dan bela-belain baca Breaking Down versi English karena disini belum terbit.
  • Untuk pertama kalinya mengalami banjir di Jakarta (seru....!!!!!)  :)
Februari
  • Lagi cinta-cintanya sama lingkungan dan memutuskan untuk menjadi vegetarian dan melakukan Walk for Work (not bike2work yaaa..) dari halte busway ke kantor.
  • My 1st birthday without him. Rasanya ada yang hilang dan kosong.
  • Banyak nasabah yang komplain dan bilang "ko kamu gemukan sih". Hiks.......
Maret
  • Keranjingan Facebook (hari giniiii...???) dan karena situs ini pula saya jadi memiliki banyak teman dan sahabat baru.
  • Luka itu terbuka kembali. Air mata ini kembali tercurah karena dia. Saya kira saya sudah cukup kuat untuk melupakanmu, ternyata belum ya.
April
  • Bough my own digital camera with my own money (aahhh senangnyaa...)
  • Ngelamar kerja ke Trans TV dan Bukopin (getting bored with this job I guess).
Mei
  •  Pindah ke back office (bye-bye teller...)
  • Kerja gila-gilaan, sabtu-minggu masuk, senin-jumat baru pulang di atas jam 9 malem (well...ini salah satu dampak dari merger bukan?).
  • Berada di titik terendah, mellow-jellow-yellow-marshmallow, menangis kembali untuk dia. Semoga ini air mata yang terakhir.
Juni
  • Dekat dengan dua lelaki sekaligus. Hahaha....konyol.
  • Mengalami sedikit kesulitan beradaptasi di bagian yang baru.
  • Bough my own laptop with my own money.
  • Mulai aktif membaca kembali.
Juli
  • Membaca sebuah buku yang teramat mencengangkan. Tak menyangka saya bisa berkenalan dan berteman dekat dengan pengarangnya. Sampai pada akhirnya mereka berdua (buku dan pengarangnya) benar-benar mengubah kisah hidup saya.
Agustus
  • Dia menjungjirbalikkan duniaku.
September
  • Ada benjolan di ketiak saya. Lumayan bikin stress.... cobaan saat puasa mungkin ya.
  • Sering kena masalah di kantor :(
  • Lebaran tanpa mama papa.
  • Merasa teramat sangat dekat dengan "dirinya" :)
Oktober
  • Hmm...ko agenda saya di bulan ini banyak dipenuhi dengan "namanya" ya...
  • Lebih mengenal tentang "dunianya".
  • My best friend wedding.
November
  • Dapet tiket nonton bareng New Moon with U FM crew (yeeaaayyy.....).
  • His birthday :)
  • Karena dia, saya mulai menulis kembali di blog.
Desember
  • Go to JIFFest.
  • Sedikit jauh dengan keluarga
  • "Banyak cinta yang datang mendekat, ku menolak". Deeuuu, BCL beneeerrr....

Beberapa resolusi memang belum bisa saya wujudkan (tahun depan mungkin). Saya masih kesulitan mengatur pengeluaran dan menabung, masih sering kalap belanja, kadang-kadang meninggalkan perintah lima waktuNya, dan lainnya... Tapi saya lebih banyak bersyukur tahun ini, semua hal yang terjadi di dalam hidup pasti memiliki makna, bahkan yang terpahit sekalipun. Lebih ikhlas melepaskan masa lalu saya bersama seseorang yang pernah menemani diri ini selama  4tahun terakhir (semoga kamu bahagia dengan dirinya ya) dan membuka hati untuk jatuh cinta lagi. 2010 tinggal menghitung hari. Yang telah lalu tentu tidak bisa dengan mudah kita putar balik dan dengan seenaknya kita ubah. Tapi selalu ada hari esok. Hari dimana semua impian dan harapan baru kita mulai lagi dari awal.

P.S: Saya belum membuat resolusi tahun 2010, tapi pasti akan saya tulis di blog ini, agar saya selalu ingat, dan kalian dapat mengingatkan saya :)

Jumat, 25 Desember 2009

Online Shopping

Haaa... yang namanya perempuan pasti nga bisa dipisahkan dengan kata belanja. Termasuk saya :) I'm not a shopaholic...hanya terkadang suka bablas klo udah kalap belanja :D hahahahaha...

Cara belanja yang sering saya lakuin paling muter-muter mall nga jelas sampe menemukan sesuatu yang menarik hati, itung-itung olahraga dalam mall laaahh. Tapi dengan perkembangan teknologi sekarang, saya nga perlu ngider-ngider ke banyak mall untuk belanja. Cukup ngendon di rumah, mantengin laptop seharian, menggerakkan jari-jari, dan saya pun terhubung dengan banyak situs yang menawarkan online shopping.

Tempat favorit saya untuk ber-online shopping-ria kebanyakan ada di friend list Facebook. Situs yang satu ini memang multiguna, selain berfungsi sebagai  situs jaringan sosial, dapat juga digunakan untuk online shopping. Penggunanya tinggal memasang foto barang-barang yang akan dijual, menuliskan spesifikasi barang, harga, dan cara pemesanan, kemudian mempublish ke semua pengguna Facebook. Benar-benar cara promosi yang mudah, pelaku online shopping juga tidak perlu mengeluarkan uang untuk sewa tempat, lapak, atau kios. Dengan budget minim, seseorang dapat menjalankan usahanya. Hal-hal seperti inilah yang menyebabkan banyak orang lebih memilih online shopping untuk berjualan. Selain Facebook, banyak juga yang menggunakan blog pribadi (contohnya blogspot dan multiply).

Kenapa saya memilih untuk menggunakan online shopping yang ada di Facebook? Karena sistem pembayarannya tidak perlu menggunakan kartu kredit. Hahaha, sampai saat ini saya memang tidak berani menggunakan kartu kredit untuk pembayaran di dunia maya (kecuali pembayaran tiket pesawat yang mengharuskan pembayaran via kartu kredit), banyaknya kasus pembobolan kartu kredit melalui transaksi online shopping cukup membuat saya ragu. Pembayaran online shopping di Facebook biasanya dilakukan dengan cara transfer ke rekening tertentu, full payment untuk barang ready stock atau half payment untuk barang pre order. Untuk barang ready stock, setelah uang diterima maka barang akan dikirim. Sedangkan untuk pre order, barang akan dipesan atau dibuat dahulu, setelah barang selesai pelanggan akan diinformasikan dan membayar sisa pembayaran, jika pembayaran telah diterima maka barang akan dikirim. Pre order biasanya memakan waktu 2minggu sampai 1bulan.

Saya makin tergila-gila dengan online shopping karena (akhirnya) saya menemukan satu tempat yang dapat membuat sepatu dengan desain sendiri. I am shoes lover. Saya sering dibuat kesal dengan ukuran kaki yang agak sedikit besar, sepatu yang saya incar biasanya nga ada nomornya :( Dengan online shopping ini saya bisa memiliki sepatu tersebut, tinggal kasih gambar desainnya, sebutkan nomor sepatu, warna dan bahan yang diinginkan, nego harga, dan voila...2minggu atau 1bulan kemudian sepatu tersebut jadi milik saya.

Teman-teman saya sih selalu berkomentar "ko berani sih olshop? kita kan nga nga tau baju itu pas di badan dan sepatu itu pas di kaki kita atau nga". Memang sih, itu adalah salah satu resiko online shopping. Gambling. Tapi sampai saat ini saya tidak mendapatkan masalah cukup berarti, baju yang dipesan pas di badan, sepatu nga kegedean ato kekecilan, tas juga sesuai keinginan hati.
Ini beberapa tips dari saya untuk ber-online shopping-ria (Ini tips "pinter-pinteran" dari saya aja yaaa...):
1. Bawel. Tanya sedetail mungkin barang yang akan kita beli. Contohnya kita akan membeli dress, tanyakan bahannya dari apa, ukuran lingkar dada, lingkar lengan, lingkar pinggang, dan panjang baju, bahan bisa melar sampai berapa cm, aksesoris yang menempel (beberapa online shopping menjual aksesoris terpisah), dan lainnya.
2. Pilih online shopping yang bisa dipercaya. Kalau di Facebook hal ini bisa dilakukan dengan membaca wall dari pelanggan sebelumnya. Kalau banyak pelanggan yang merasa puas, berarti online shopping tersebut cukup kredible. Kalau banyak yang komplain "ko barang aku belum dateng", mending cari online shopping laen deh.
3. Pilih online shopping yang paling aktif dan antusias membalas pertanyaan kita.
4. Tanya serinci mungkin cara pembayaran dan simpan bukti pembayaran.
5. Khusus untuk pemesanan sepatu, ukur panjang kaki kita ditambah 1cm. Biasanya ukuran sepatu di beberapa tempat berbeda, untuk amannya kasih ukuran sepatu yang bisanya kita pakai plus panjang kaki kita.
6. Minta no registrasi pengiriman dan cek ke website yang bersangkutan.
7. Konfirmasi ulang jika dalam waktu 2-3 hari barang pesanan belum sampai.
8. Jangan ragu untuk menawar harga, minimal minta free ongkos kirim.

Selain untuk belanja baju, tas, dan sepatu, biasanya saya juga beli buku via online shopping. Berdasarkan survey yang saya lakukan (ini juga "pinter-pinteran" saya aja yaaa), harga yang ditawarkan lebih murah dibanding harga di toko buku, kalau beli banyak juga suka dikasih diskon (dasar maniak diskon). Jika mencari buku yang sudah tidak dijual di toko buku, situs ini bisa menjadi pilihan. Situs yang sering saya gunakan adalah www.inibuku.com dan www.bukukita.com Untuk daerah Jakarta, toko buku online ini tidak mengenakan ongkos kirim.

Pesan saya cuma satu: Awas jangan kalap belanja.

Cheers....