Kamis, 21 Juli 2011

Tentang Sebuah Rasa

Kemarin...
Kau membuatku lumer. Seperti coklat yang melumer karena panas, kau membuat hati ini lumer dengan kehangatan yang kau berikan.

Kemarin...
Melihatmu makan di salah satu tempat makan favoritku dengan lahapnya. Hanya sebuah warung makan kecil, bukan sebuah restoran mewah, dan hatiku berkata 'Walau aku hanya mampu mentraktirmu makan disini, tapi aku bahagia tempat ini bisa membuatmu kenyang dan tersenyum'.

Kemarin...
Kita berbicara banyak. Tentang satu sama lain, tentang masa lalumu, walau kita tidak pernah membahas masa depan. Aku mulai bercerita mimpi-mimpi lain yang ingin kukejar. Kau pun berbagi cita-cita yang sedang kau rangkai. Kita berjalan pada jalan masing-masing. Tidak ada kata kita untuk masa depan. Bahkan tidak ada kata kita untuk masa kini dan masa lalu. Karena kita tidak pernah tercipta diantara kau dan aku.

Kemarin...
Di salah satu kafe ternama Jakarta. Menemanimu di salah satu dunia yang kau sukai. Di bawah temaram cahaya lampu yang rendah, diantara cahaya lilin yang menerangi meja kita, aku melihat kamu bersinar. Ini adalah salah satu dunia yang kau cinta, yang tidak pernah bisa aku masuki. Tapi melihatmu bersinar pun cukup. Lebih dari cukup...

Kemarin...
Aku pulang dengan perasaan hangat dan hati ringan. Bermimpi indah dan berharap hari seperti ini bisa terus terulang. Ingin berbisik "Aku sayang kamu A".


.....


Tiga hari yang lalu...
Mataku bengkak dan hatiku pedih mengetahui tentang dia. Tentang wanita yang menjadi impianmu. Aku pun mulai bertanya, apa yang aku harapkan darimu? Apa yang aku harapkan dari kita?


.....


Hari ini...
Saat logika mulai menguasai kepala. Aku kembali ke dunia nyata dan menguatkan hati kembali. Masa depan itu tidak pernah ada untuk kita A. 

21 komentar:

  1. cup.. Pertamax :D
    seperti yg gw bilang d ym td cha, we never know bout future.. but one thing for sure, nothing impossible :D kl kata justin bieber sih NEVER SAY NEVER, HONEEEYYYY....... :D

    -PinPanda-

    BalasHapus
  2. semuanya akan indah pada waktunya^^

    BalasHapus
  3. setuju sama komentar i-one :)

    BalasHapus
  4. ah.. gw ga bisa komen apa2 deh klo soal ini. I know exactly how it feels heheee...

    udah lama ga updet, giliran updet knp miris gini, cha?
    Kapan buku lu di rilis? Kapan kita ketemuan buat planning trip taun dpn yg sempet diomongin di fb itu? Meningan kita ngomongin yg hepi2 aja deh hahaha...

    BalasHapus
  5. Semoga masa depan yang cerah bisa menghapus duka kemarin ^__^

    CHAYO!!

    BalasHapus
  6. Ochaaa.. :')
    idem Mila, kmaren sempat ngintip2 disini blom ada apdet, eh hari ini malah terkaget2 sama apdetannya..
    ga bisa ngomong banyak juga, just be tough gals.. :)

    trip trip lagi aja cha :D

    BalasHapus
  7. Hmmm... Kutipan dari serial Grey's Anatomy ini sepertinya cocok buat kamu, "You can't do this. And it always feels like there is just one person in this world to love. And then you find somebody else. And it just seems crazy that you were ever worried in the first place."

    BalasHapus
  8. speechless..tetap semangat ya... di depan sana seseorang yang lebih baik sedang menunggumu..

    BalasHapus
  9. I want my NORWAY story. TITIK

    BalasHapus
  10. @ Cipu: geeezz.... galak bener ye. nanti itu mah di buku, sekarang lagi menggalau ini, simpatik dikit gituuu ;)

    BalasHapus
  11. ini bocah uda lama ga nulis, sekali nulis malah galau
    oiii bocoran lagi kek tentang norway

    BalasHapus
  12. @ Exort: Bertambah lagi orang yang tidak simpatik atas kegalauan hatiku :((
    woi, lagi stress deadline nih gue...

    BalasHapus
  13. Ah, si A bikin Mba Rossa sedih lagi...
    tapi yakinlah mba, setelah dingin gerimis yg menusuk, akan ada pelangi untukmu...

    btw, udah balik ke indo kan, soalnya serem pas denger soal tragedi Norway ntu, langsung keinget mba Rossa

    BalasHapus
  14. semangat..cari yang lain !!! the show must go on...

    BalasHapus
  15. jadi teringat lagunya olive tentang rasa :)

    BalasHapus
  16. setuju sama CIPU!!!!
    cerita norwaynya manaaaa.....
    heheheee

    BalasHapus
  17. Tante Ocha jangan sedih yaaa

    BalasHapus
  18. ada apa dengan Ocha?? koq sepulang dari Eropa malah jadi melow?? ayoo dunk Cha, cerita ttg Norwa nya ;)

    BalasHapus
  19. wah :(
    kisah yang tidak asing...

    tetap semangat ya :D

    BalasHapus